Join The Community

Premium WordPress Themes

Minggu, 13 Maret 2011

KARIMUNJAWA NATIONAL OCEAN PARK


Visit Karimunjawa islands now, and witness with your very own eyes the beauty of tropical islands life so highly prided by most Indonesian.

The weather is warm, the sky is sunny, the water is crystal clear and the view is literary breathtaking.
Located relatively close to Java island, allows Karimunjawa to be an accessible and most importantly affordable holiday destination to marine lover visitor. The operation of fast boat from Semarang has cut the length of trip to the islands to half of the usual length of trip by ferry boat from Jepara. Now, visitor could reach the islands in 3.5 hours trip. No more are-we-there- yet syndrome caused by the six boring hours in the slow moving ferry boat.


Karimunjawa it self is an island-chains with 27 islands linking in the territory. Only five of them are populated and mostly by local traditional fisherman. In a way, this could show how close the islands to the term of ‘virginal tropical paradise’. The quiet and peaceful surrounding is the perfect hideout for those who wish to escape the hectic and frustrating high-speed city life. Take some time off, slow down a little bit and see how much that would do you good.


The status of Karimunjawa as one of the preserved national marine park inIndonesia gives evidence on how beautiful the underwater life is in the islands. No need to rent high cost diving gear or search for a specific location just to view forest of colorful coral reefs and all their inhabitants. They are scattered all over the place! The islands are reported to be the home of 242 different kind of fish as well as 133 genera of aquatic fauna. Just get your snorkel set ready at hand, plunge into in the water and enjoy….


Get tanned! Get sunburned even!.. Most of the islands are blessed with white sandy beaches that stretch along the shoreline. So what you need to do is pick a spot to your liking, laze out in the sun and voila!...Those celebrity golden chocolate skin will be yours by the end of your holiday.


So what are you waiting for?.. Contact our customer service now, terror us with your zillion questions, even those of the most trivial ones, and let us arrange a fun trip that suit best to your preference….and your budget of course.


Here are some hints on what you can do while you stay in the islands:

1. Swim with sharks: Really?.. Yes, really!.. Swimming with sharks is a must to do activity while you stay in the islands. Test your guts and have memorable pictures taken with the sharks circling around you in the conservatory shark pool.
2. Fishing: Night fishing is a favorite activity to some visitors. Do it by your self or join a tournament that frequently held by local government and institution.
3. A trip by glass bottom boat: Not really an Olympic qualified swimmer?.. Fear not people, there are plenty shallow water in the surrounding. But if you want to see the marine life in deeper water, joining a glass bottom trip is a must.
4. Islands hopping: Club hopping?.. Mall hopping?.. Naah, that’s old news. Islands hopping is the ‘it’ activity for you to do in the islands. Remember, there are 27 of them, and all waiting for you eager beaver marine lover. (See how my words rhyme perfectly?..)
5. Diving: If you are one of the people who are not satisfied by snorkeling slowly around the islands, diving is definitely an option. Rent a diving gear and get set to the various diving sites available in the islands. FYI, one of the most favorite is Indonoor shipwreck.


Psst….you hear that?..That’s the warm breeze of the islands calling out your name. Now, it’s your turn to let the inner adventurous side of yours to answer the calling. Clear your schedule, gather a group of friends or family, book a flight, pack your bag and get here!! But before any of that, make sure that you are equipped with enough information. Better be fussy than get lost. Call our customer service now or YM us. We’ll be most pleased to assist you.

Cheers,



Upcoming Karimunjawa Islands Trip :

PeriodePackage price
start from (/person)
Registration
5 - 8 March 2011
19 - 22 March 2011
375.000 IDR
375.000 IDR

PENGERTIAN TARI KECAK


Tari Kecak ialah pertunjukan seni khas Bali yang diciptakan pada tahun 1930-an dan dimainkan terutama oleh laki-laki. Tarian ini dipertunjukkan oleh banyak (puluhan atau lebih) penari laki-laki yang duduk berbaris melingkar dan dengan irama tertentu menyerukan “cak” dan mengangkat kedua lengan, menggambarkan kisah Ramayana saat barisan kera membantu Rama melawan Rahwana. Namun demikian, Kecak berasal dari ritual Sanghyang, yaitu tradisi tarian yang penarinya akan berada pada kondisi tidak sadar, melakukan komunikasi dengan Tuhan atau roh para leluhur dan kemudian menyampaikan harapan-harapannya kepada masyarakat.
Para penari yang duduk melingkar tersebut mengenakan kain kotak-kotak seperti papan catur melingkari pinggang mereka. Selain para penari itu, ada pula para penari lain yang memerankan tokoh-tokoh Ramayana seperti Rhama, Shinta, Rahwana, Hanoman, dan Sugriwa.
Lagu tari Kecak diambil dari ritual tarian Sanghyang. Selain itu, tidak digunakan alat musik. Hanya digunakan kincringan yang dikenakan pada kaki penari yang memerankan tokoh-tokoh Ramayana.
Sekitar tahun 1930-an Wayan Limbak bekerja sama dengan pelukis Jerman Walter Spies menciptakan tari Kecak berdasarkan tradisi Sanghyang dan bagian-bagian kisah Ramayana. Wayan Limbak mempopulerkan tari ini saat berkeliling dunia bersama rombongan penari Bali-nya.

Jumat, 11 Maret 2011

Obama Kirim Bantuan Kapal Induk ke Jepang

Washington, CyberNews. Presiden Amerika Serikat, Barack Obama, Jumat (11/3), mengatakan kapal induk kedua AS telah bertolak ke Jepang untuk memberikan bantuan setelah gempa dan tsunami 8,9 skala Richter.
Obama juga telah menyampaikan ucapan belasungkawa kepada Perdana Menteri Jepang Naoto Kan. Obama menjanjikan bantuan apapun yang dibutuhkan. "Kehancuran dan banjir yang terjadi di Jepang benar-benar memilukan," kata Obama.
"Kami memiliki sebuah kapal induk di Jepang, dan kapal induk lainnya sedang dalam perjalanan," ujar Obama. Dikatakannya, kapal induk lainnya yang menuju ke wilayah AS di pulau Mariana juga akan diperbantukan.
Seirang Jubir Pentagon mengatakan kedua kapal induk itu adalah USS George Washington yang dipangkalkan di Yokosuka dekat Tokyo, dan USS Ronald Reagan, yang dalam perjalanan ke Korea Selatan untuk latihan dan telah diarahkan ke Jepang.
"Kejadian hari ini mengingatkan kita bagaimana rapuhnya sebenarnya kehidupan dapat terjadi. Kami merasa kasihan pada teman kami di Jepang di seluruh kawasan itu, dan kami akan bersama mereka ketika mereka pulih dan membangun kembali," kata Obama.

Harimau Bali, Kekayaan Hayati yang Telah Punah

Harimau Bali (Panthera tigris balica) sebagai salah satu kekayaan hayati Pulau Dewata telah hilang keberadaannya. Subspesies harimau ini punah bersamaan dengan kepunahan Harimau Jawa. Saat ini, dari tiga sub-spesies harimau yang hidup di kawasan Indonesia, tinggal Harimau Sumatera saja yang masih bertahan. Itu pun dengan ancaman kepunahan yang luar biasa pula.

Harimau Bali adalah harimau terkecil dari tiga sub-spesies yang hidpu di Indonesia. Menurut beberapa catatan, Harimau Bali terakhir diyakini ditembak pada tahun 1925, dan sub-species ini dinyatakan punah pada tanggal 27 September 1937. Kemungkinan besar kepunahan disebabkan oleh wilayah Bali yang sempit dengan areal hutan yang terbatas. Hal itu menyebabkan populasi harimau tidak pernah meningkat. Ketika populasi manusia meningkat, harimau itu pun mengalami kepunahan.

Klasifikasi ilmiah harimau Bali menurut Schwarz (1912):
Kerajaan: Animalia.
Filum: Chordata.
Kelas: Mamalia.
Ordo: Carnivora.
Famili: Felidae.
Genus: Panthera.
Spesies: Panthera tigris.
Upaspesies: Panthera tigris balica.
Nama trinomial: Panthera tigris balica.

Kompor Bahan Bakar Biji Jarak

Pemerintah berencana menarik subsidi minyak tanah per 1 Mei 2008 nanti. Walaupun masih berupa rencana namun hal tersebut sudah membuat resah masyarakat kecil.
Berdasarkan data yang dikumpul tim GOOD MORNING pagi ini (24/3), Pemerintah telah mensubsidi kebutuhan minyak tanah untuk masyarakat Jakarta sebesar 70 ribu kiloliter sepanjang tahun 2007..Nah loh…itu baru Jakarta loh…
Yup, kelangkaan minyak tanah diberbagai pelosok negri kita ini tak ayal juga melambungkan nilai jual minyak tanah tersebut. Harga Minyak tanah sekarang berkisar Rp 2.800,-s/d Rp 4.000,- dan dipastikan akan melonjak menjadi Rp 7.000,-/liter bila Pemerintah benar – benar tidak lagi memberikan subsidi ( selama persediaan di pangkalan Minyak tanah masih ada loh..).
Rencana Pemerintah untuk melakukan konversi bahan bakar elpiji-pun masih menjadi polemik sebagian besar masyarakat yang notabene adalah rakyat tidak mampu. Menurut masyarakat, harga elpiji sebesar Rp 15.000,- /tabung masih terlalu mahal.
Untuk itu mereka masih menganggap kenaikan minyak tanah masih diambang batas…” Asalkan gak habis sih harga Rp 7.000,- sih gak apa – apa…”..kata salah satu warga. Nah, bagaimana bila minyak tanah benar – benar RAIB dari bumi INDONESIA ini?
Hal itulah yang memicu sekelompok pengrajin dari Lowokwaru Malang untuk memproduksi kompor dengan bahan bakar dari BIJI JARAK. Sekilas kompor tersebut terlihat tidak jauh berbeda seperti kompor minyak pada umumnya. Hanya saja BIJI JARAK langsung diletakkan di atas tangki ( tanpa proses penyulingan loh ). Dan api yang dihasilkan juga gak kalah dengan kompor minyak. Warga Malang menyambut gembira kompor baru ini karena bahan bakarnya-pun gak terlalu sulit didapatkan…hampir di setiap halaman rumah warga terdapat tanaman JARAK ini..selain memang mudah tumbuh, BIJI JARAK-pun banyak dijual dipasar ( harganya jauh lebih murah dunk..).
O,ya kompor berbahan bakar BIJI JARAK ini dapat dimiliki oleh warga seharga RP 50.000,- ( Gak mahal loh..).. Sebenarnya penggunaan BIJI tanaman JARAK sebagai bahan bakar sudah lama dikenal terutama di dunia otomotif.
Sekilas tentang Tamanan Jarak...
Tanaman jarak penghasil biodiesel ini berasal dari jenis TANAMAN JARAK pagar dikenal dalam bahasa Inggris bernama Physic Nut ( species Jatropha curcas ). Tanaman jarak Physic Nut banyak ditemukan di daerah tropis seperti Indonesia dan yang lebih penting lagi nih.. dapat diperoleh ekstrak minyak dari bijinya. Hmmm, untuk itulah tanaman jarak Physic Nut lebih banyak terkait dengan informasi biodiesel atau biofuel.
Yup, minyak jarak (Jatropha oil) akhir-akhir ini mulai banyak diperkenalkan sebagai energi alternatif biodiesel. Biodiesel tersebut dihasilkan dari minyak yang diperoleh dari biji tanaman jarak. Dan dalam berbagai penelitian tentang minyak yang dihasilkan oleh tanaman jarak ini tampaknya dapat menjadi substitusi bahan bakar diesel.
Menghadapi krisis kelangkaan BBM dan kenaikan harga BBM di Indonesia, Pemerintah mulai menggali sumber-sumber energi alternatif. Minyak jarak ini pun mulai mendapatkan perhatian serius dari Pemerintah. Setelah dirintis oleh ITB kemudian diikuti oleh IPB, dan selanjutnya diikuti oleh lembaga pemerintah pusat yaitu BPPT dll dan saling bekerja sama untuk pengembangan minyak jarak sebagai bahan bakar minyak alternatif ini.
Semoga dapat mengurangi keresahan masyarakat atas kelangkaan minyak tanah ya…^_^

MEMPRODUKSI SUSU KAMBING PE


Kalau harga susu sapi perah di tingkat peternak sekitar Rp 1.250,- sd. Rp 1.750,- per liter, maka harga susu kambing bisa mencapai Rp 5.000,- sd. Rp 8.000,- per liter. Mengapa harga susu kambing bisa sampai empat bahkan lima kali lipat lebih dibanding susu sapi? Jawabnya, karena berlakunya hukum  pasar. Kalau penawaran lebih tinggi dari permintaan, maka harga akan rendah. Sebaliknya kalau permintaan banyak tetapi produksi terbatas, maka harga akan tinggi.  Selama ini, permintaan susu kambing sebenarnya juga masih sangat kecil. Namun suplainya jauh lebih kecil lagi. Karena penawaran lebih kecil dari permintaan, maka harga pun tinggi. Jenis kambing perah yang dipelihara peternak adalah Peranakan Ettawa (PE). Seperti tampak dari namanya, kambing PE merupakan keturunan kambing etawa (Capra entawa) atau kambing Jamnapari dari India.
Kambing PE banyak diternakkan di Kab. Purworejo (Jateng) dan Kab. Sleman serta Kolonprogo (DIY). Kabupaten Kolonprogo dan Purworejo memang saling bertetangga dengan perbatasan pegunungan Menoreh. Di dua kabupaten inilah sejak jaman pemerintah kolonial Belanda dulu, budidaya kambing PE berkembang. Hasilnya berupa susu, kambing pedaging (jantan muda) dan kambing kurban (jantan tua) yang lazim pula disebut bandot. Di Jateng dan DIY, kambing PE juga biasa disebut kambing gibas, kambing benggolo atau kambing koploh. Disebut kambing gibas karena bulu di bagian pantat (di bawah ekor), tumbuh memanjang. Disebut kambing benggolo karena oleh masyarakat dianggap berasal dari "tanah benggolo" (Bengali = India). Dan dinamakan kambing koploh karena ukuran telinganya yang sangat panjang dan menggelantung ke bawah (koploh).
Kambing PE mudah sekali dibedakan dari kambing kacang (kambing biasa) dengan melihat ukuran, bobot tubuh serta penampilannya. Kalau kambing kacang berukuran kecil (bobot jantan 35 kg) maka kambing PE jantan kualitas baik bisa mencapai bobot 100 kg. Telinga kambing kacang pendek dan tegak, sementara telinga kambing PE panjang dan menggantung. Tulang muka (dahi) kambing kacang rata, kambing PE melengkung. Tanda yang paling mencolok pada kambing PE adalah adanya bulu yang panjang di bagian bawah ekornya, yang tidak pernah terdapat pada kambing kacang. Tingkat kemurnian (keaslian) kambing PE sangat dijaga oleh masyarakat Purworejo dan Kolonprogo, dengan membentuk organisasi peternak dan menciptakan kriteria keaslian (standar mutu) kambing PE jantan maupun betina.
Yang juga membedakan kambing PE dengan kambing kacang adalah harganya. Harga anak kambing kacang (umur 3 bulan) masih di bawah Rp 100.000,- Sementara anak kambing PE umur sama sudah Rp 500.000,- Kambing betina siap perah (bunting) Rp 1.500.000,- Kambing jantan mencapai Rp 5.000.000,- per ekor. Hingga harga kambing PE kualitas baik, sama dengan harga seekor sapi. Harga ini jelas sudah tidak rasional lagi. Hingga kambing PE jantan seharga Rp 5.000.000,- per ekor, biasanya hanya diperdagangkan untuk bibit (pejantan) serta untuk hobi. Sebab untuk keperluan kurban pun harga Rp 5.000.000,- untuk seekor kambing juga terlalu mahal. Kecuali untuk keperluan benih. Sebab, harga seekor sapi perah jantan kualitas baik untuk keperluan benih, bisa mencapai Rp 50.000.000,- per ekor.
Kambing perah lazim dipelihara dengan kandang panggung. Kerangka kandang menggunakan bahan kayu atau bambu dan beratapkan genteng,  asbes, rumbia atau alang-alang. Jarang sekali peternak menggunakan atap seng untuk pemeliharaan kambing. Sebab atap seng akan panas sekali pada saat terkena sinar matahari. Lantai kandang bisa terbuat dari papan, bilah kayu atau bambu. Kandang menggunakan sistem baterai (satu petak untuk satu ekor) bagi kambing dewasa, dan kandang koloni untuk pembesaran anak kambing.  Konstruksi kandang dibuat berhadap-hadapan, dengan lorong untuk berjalan bagi petugas ketika mendistribusikan pakan. Seperti pada kandang ternak ruminansia lain, tempat pakan ditaruh di bagian depan kandang. Hingga hanya kepala ternak yang dapat masuk untuk menjangkau pakan, sementara badan dan kaki ternak tetap berada dalam kandang.
Pakan utama kambing perah adalah hijauan. Baik berupa rumput, limbah pertanian maupun daun-daunan. Selain itu ternak juga diberi pakan tambahan berupa konsentrat dengan atau tanpa bahan pakan campuran lainnya. Rumput untuk kambing bisa berupa rumput liar (gulma) yang disabit, bisa pula berupa rumput budidaya. Misalnya rumput gajah, rumput benggala, rumput setaria dan rumput raja. Limbah pertanian yang bisa dikonsumsi kambing adalah daun dan batang kacang tanah, jagung, ubi jalar dan singkong. Limbah pertanian yang tidak disukai kambing adalah jerami padi. Hijauan berupa daun-daunan yang bisa dikonsumsi kambing adalah daun lamtoro, waru, albisia, kaliandra, nangka dll. Secara naluriah, kambing lebih menyukai daun-daunan dibanding dengan rumput. Beda dengan domba dan sapi yang lebih menyukai rumput dibanding dengan daun-daunan.
Pakan tambahan untuk ternak kambing berupa dedak padi maupun jagung, ampas tahu, ampas kelapa, bungkil dan konsentrat. Kebutuhan hijauan untuk ternak ruminansia adalah 10% dari bobot hidup. Hingga kambing dengan bobot hidup 30 kg. memerlukan pakan hijauan sebanyak 3 kg. per hari. Namun karena tidak semua hijauan yang diberikan akan dimakan oleh kambing, maka satu ekor kambing perlu diberi antara 5 sd. 10 kg hijauan. Kecuali hijauan itu berupa rumput budidaya yang terseleksi dan dicacah, hingga seluruh bagian akan dimakan oleh kambing, maka pemberian pakan cukup sebanyak 10% dari bobot tubuhnya. Nilai hijauan (misalnya batang jagung muda) di sentra-sentra peternakan, Rp 50,- per kg. Hingga kebutuhan hijauan untuk seekor kambing antara Rp 250,- sd. Rp 500,- per hari. Biaya untuk pakan tambahan berupa dedak, ampas tahu atau konsentrat sekitar Rp 250,- per ekor per hari.
Namun untuk kambing yang sedang laktasi (sedang diperah susunya) nilai pakan tambahan bisa meningkat menjadi Rp 500,- sd. Rp 1.000,- per ekor per hari, tergantung jumlah anak dan bobot induk betina tersebut. Dengan biaya pakan Rp  500,- sd. Rp 750,- per ekor per hari, dengan peningkatan bobot 1 ons per hari, maka selisih antara biaya pakan dengan nilai peningkatan bobot tubuh Rp 1.250,- (nilai 1 ons bobot kambing hidup) dikurangi Rp 750,- (biaya pakan) = Rp 500,- Nilai ini masih belum merupakan keuntungan bersih, sebab masih harus dipotong biaya penyusutan kandang serta tenaga kerja. Hingga apabila biaya pakan, baik hijauan maupun pakan tambahan dapat ditekan, maka nilai keuntungan akan bertambah. Idealnya, biaya pakan berupa hijauan maupun pakan tambahan per ekor per hari tidak boleh lebih dari Rp 500,- Sebab biaya penyusutan kandang sudah sekitar Rp 250,- per hari.
Saat ini upah tenaga kasar sudah berkisar antara Rp 10.000,- sd. Rp 15.000,- per hari. Hingga apabila peternak akan menggunakan tenaga upahan, maka minimal satu tenaga kerja menangani antara 50 sd. 100 ekor kambing untuk digemukan. Kalau jumlah kambing yang dipelihara kurang dari 50 ekor, biasanya akan ditangani oleh anggota Biaya pakan kambing perah, lebih tinggi dari biaya kambing potong. Namun dari hasil penjualan susu sekitar 1 liter per hari, peternak masih bisa memperoleh tambahan pendapatan untuk menutup biaya produksi. Sementara ketika tidak laktasi, biaya pakan akan kembali normal. Masa laktasi kambing perah sekitar 6 sd. 7 bulan. Meskipun hasil susu kambing sering direkomendasikan bisa mencapai 2 sd. 2,5 liter per ekor per hari, namun dalam praktek, para peternak hanya mampu  menghasilkan susu 1 liter per ekor per hari.
Tingginya harga kambing PE berikut produk susunya, disebabkan populasi ternak masih sangat rendah. Meskipun populasi kambing perah sudah meningkat, total populasinya tidak mungkin menyamai sapi perah. Karenanya, produk susu kambing pasti tetap bernilai lebih tinggi dibanding produk susu sapi. Saat ini upaya peningkatan populasi kambing perah dilakukan dengan cara intensif.  Selang 3 bulan semenjak melahirkan (pada masa laktasi) induk betina dikawinkan dan anak disapih.  Pada masa bunting induk tetap diperah. Sekitar 3 sd. 2 bulan sebelum melahirkan, pemerahan dihentikan untuk memberi masa beristirahat pada induk. Dengan pola demikian, selama jangka waktu dua tahun, kambing PE dapat beranak tiga kali, dengan masa laktasi 12 sd. 14 bulan. Jumlah anak kambing PE, rata-rata 2 ekor. Hingga selama dua tahun pemeliharaan, peternak juga akan memperoleh pendapatan dari penjualan anak kambing sebanyak enam ekor.
Rasio jantan betina anak kambing PE 50% : 50%. Harga anak kambing betina lebih murah didanding yang jantan. Hingga kalau harga anak kambing PE jantan umur 3 bulan Rp 500.000,- per ekor, maka betinanya hanya sekitar Rp 150.000,- sd. Rp 200.000,- Selama ini para peternak kambing PE tidak pernah kesulitan untuk memasarkan produk mereka. Terutama kambing PE kualitas baik. Sebab di Indonesia tampaknya sudah tercipta kelompok peternak dan konsumen daging maupun susu kambing PE. Sebagai ternak potong pun harga kambing PE lebih tinggi dibanding kambing kacang. Sebab dengan bobot mencapai 50 kg per ekor, dengan harga Rp 10.000,- per kg. hidup, maka harga per ekor PE jantan sudah mencapai Rp 1.000.000,- Harga ini akan meningkat pesat kalau kambing tersebut akan digunakan sebagai hewan kurban. Dan harganya akan lebih tinggi lagi kalau kambing jantan tersebut berbobot 100 kg, dengan kualitas prima dan akan digunakan sebagai benih (pejantan). Kambing demikianlah yang bisa mencapai harga Rp 5.000.000,- per ekor. (R) * * *

Penemuan-Penemuan Ilmuwan Muslim Yang Mengubah Peradaban Dunia

Mungkin tidak banyak yang tahu bahwa beberapa penemuan yang mengubah peradaban dunia berasal dari para ilmuwan muslim.Para ilmuwan ini mempunyai kontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan  merupakan temuan awal sebelum dikembangkan oleh ilmuwan Barat lainnya.Penemuan-penemuan ilmuwan muslim ini sempat terlupakan oleh masyarakat dunia.Untuk itu sebuah Yayasan Sains, Teknologi dan Peradaban (The Foundation for Science Technology and Civilisation (FSTC) yang berpusat di London Mengadakan pameran untuk memperlihatkan dan menegaskan kepada publik tentang kontribusi peradaban non-barat yang sudah ada 1000 tahun yang lampau.
Apa saja penemuan-penemuan itu?
1. Operasi Bedah
Sekitar tahun 1000, seorang dokter Al Zahrawi mempublikasikan 1500 halaman ensiklopedia berilustrasi tentang operasi bedah yang digunakan di Eropa sebagai referensi medis selama lebih dari 500 tahun. Diantara banyak penemu, Zahrawi yang menggunakan larutan usus kucing menjadi benang jahitan, sebelum menangani operasi kedua untuk memindahkan jahitan pada luka. Dia juga yang dilaporkan melakukan operasi caesar dan menciptakan sepasang alat jepit pembedahan.
2. Kopi
Saat ini warga dunia meminum sajian khas tersebut tetapi, kopi pertama kali dibuat di Yaman pada sekitar abad ke-9. Pada awalnya kopi membantu kaum sufi tetap terjaga ibadah larut malam. Kemudian dibawa ke Kairo oleh sekelompok pelajat yang kemudian kopi disukai oleh seluruh kerajaan. Pada abad ke-13 kopi menyeberang ke Turki, tetapi baru pada abad ke-16 ketika kacang mulai direbus di Eropa, kopi dibawa ke Italia oleh pedagang Venesia.
3. Mesin Terbang
Abbas ibn Firnas adalah orang pertama yang mencoba membuat konstruksi sebuah pesawat terbang dan menerbangkannya. Di abad ke-9 dia mendesain sebuah perangkat sayap dan secara khusus membentuk layaknya kostum burung. Dalam percobaannya yang terkenal di Cordoba Spanyol, Firnas terbang tinggi untuk beberapa saat sebelum kemudian jatuh ke tanah dan mematahkan tulang belakangnya. Desain yang dibuatnya secara tidak terduga menjadi inspirasi bagi seniman Italia Leonardo da Vinci ratusan tahun kemudian.
4. Universitas
Pada tahun 859 seorang putri muda bernama Fatima al-Firhi mendirikan sebuah universitas tingkat pertama di Fez Maroko. Saudara perempuannya Miriam mendirikan masjid indah secara bersamaan menjadi masjid dan universitas al-Qarawiyyin dan terus beroperasi selama 1.200 tahun kemudian. Hassani mengatakan dia berharap orang akan ingat bahwa belajar adalah inti utama tradisi Islam dan cerita tentang al-Firhi bersaudara akan menginspirasi wanita muslim di mana pun di dunia.
5. Aljabar
Kata aljabar berasal dari judul kitab matematikawan terkenal Persia abad ke-9 ‘Kitab al-Jabr Wal-Mugabala’, yang diterjemahkan ke dalam buku ‘The Book of Reasoning and Balancing’. Membangun akar sistem Yunani dan Hindu, aljabar adalah sistem pemersatu untuk nomor rasional, nomor tidak rasional dan gelombang magnitudo. Matematikawan lainnya Al-Khwarizmi juga yang pertama kali memperkenalkan konsep angka menjadi bilangan yang bisa menjadi kekuatan.
6. Optik
“Banyak kemajuan penting dalam studi optik datang dari dunia muslm,” ujar Hassani. Diantara tahun 1.000 Ibn al-Haitham membuktikan bahwa manusia melihat obyek dari refleksi cahaya dan masuk ke mata, mengacuhkan teori Euclid dan Ptolemy bahwa cahaya dihasilkan dari dalam mata sendiri. Fisikawan hebat muslim lainnya juga menemukan fenomena pengukuran kamera di mana dijelaskan bagaimana mata gambar dapat terlihat dengan koneksi antara optik dan otak.
7. Musik
Musisi muslim memiliki dampak signifikan di Eropa. Di antara banyak instrumen yang hadir ke Eropa melalui timur tengah adalah lute dan rahab, nenek moyang biola. Skala notasi musik modern juga dikatakan berasal dari alfabet Arab.
8. Sikat Gigi
Menurut Hassani, Nabi Muhammad SAW mempopulerkan penggunaan sikat gigi pertama kali pada tahun 600. Menggunakan ranting pohon Miswak, untuk membersihkan gigi dan menyegarkan napas. Substansi kandungan di dalam Miswak juga digunakan dalam pasta gigi modern.
9. Engkol
Banyak dasar sistem otomatis modern pertama kali berasal dari dunia muslim, termasuk pemutar yang menghubungkan sistem. Dengan mengkonversi gerakan memutar dengan gerakan lurus, pemutar memungkinankan obyek berat terangkat relatif lebih mudah. Teknologi tersebut ditemukan oleh Al-jazari pada abad ke-12, kemudian digunakan dalam penggunaan sepeda hingga kini